UN Women and state-owned enterprises in Indonesia sign agreement to promote gender equality

Date:

AI-Generated Audio

0:00 / 0:00
 

Link copied to clipboard

English | Bahasa Indonesia

Jakarta, Indonesia — UN Women and Srikandi BUMN have signed a memorandum of understanding (MoU) to strengthen collaboration in accelerating gender equality and women’s empowerment in the business sector.

Four people stand behind a long table at an official signing event. Two of the people in the center hold open documents to show the signed agreement. A large bright blue screen behind them displays the text “Signing of Memorandum of Understanding (MoU) between Srikandi BUMN and UN Women,” along with organizational logos. Pens and document folders are placed neatly on the table, indicating a formal partnership ceremony.

(From left) Tedi Bharata, Deputy for Human Resource Management, Technology, and Information; Fikha Lutfi, Chairwoman of Srikandi BUMN; Ulziisuren Jamsran, UN Women Indonesia Representative and Liaison to ASEAN; and Hadjar Seti Adji, Secretary General Operational Excellence, Indonesian Human Capital Forum, pose after signing an agreement on gender equality and women's empowerment in business, in Jakarta, Indonesia on 19 February 2025. Photo: UN Women/Christina Phan

Operating under the auspices of Indonesia’s Ministry of State-Owned Enterprises (KBUMN) and the Indonesian Human Capital Forum (FHCI), Srikandi BUMN is a women’s community of State-Owned Enterprises dedicated to fostering an inclusive and equitable work environment for women in BUMN. Building on Srikandi BUMN's commitment and UN Women’s universal mandate to advance gender equality, the MoU will leverage synergies that aim to enhance businesses' efforts to drive positive change for women in Indonesia.

Operating under the auspices of the Indonesian Ministry of State-Owned Enterprises and the Indonesian Human Capital Forum, Srikandi BUMN is a women’s community of state-owned enterprises dedicated to fostering an inclusive and equitable work environment for women in these enterprises.

The MoU was signed by Ulziisuren Jamsran, UN Women Indonesia Representative and Liaison to ASEAN, and Fikha Lutfi, Chairwoman of Srikandi BUMN. Concurrently, four state-owned enterprises — ANTAM, BTN, InJourney and WIKA — also signed UN Women’s Women's Empowerment Principles to demonstrate their commitment as leaders in achieving gender equality.

Advancing gender equality in Indonesia could add $135 billion to its annual GDP, 9 per cent above business as usual. Companies with three or more women in senior management roles consistently outperform across all organizational dimensions. The Minister of State-Owned Enterprises, Erick Thohir, set a target of 25 per cent of women in leadership roles within state-owned enterprises. In line with this, Srikandi BUMN commits to become the catalyst in achieving the targeted number of women in state-owned enterprises’ boards of directors.

The MoU establishes a framework whereby both parties will work closely to:

(a) Jointly develop and implement capacity-building on gender-responsive business practices within state-owned enterprises;

(b) collaborate on research initiatives to review and develop gender equality and women’s empowerment policies; and

(c) give technical assistance to Srikandi BUMN in adopting and integrating Women Empowerment Principles into business culture and practices.

Lutfi said: “By adopting positive workplace practices and building synergies, we can set a strong example and have more women leaders advancing BUMN performance.”

Jamsran said: “Partnering with Srikandi BUMN marks a pivotal step towards a more inclusive and equitable business landscape in Indonesia. By empowering women and championing gender equality, we unlock vast potential and drive sustainable economic growth.”

Since 2021, UN Women and Srikandi BUMN have joined forces to promote leadership and empowerment for women in BUMN through the Women’s Empowerment Principles. Established by UN Women and United Nations Global Compact, the principles provide businesses with guidance to advance gender equality in the workplace, marketplace and community. To date, 14 state-owned enterprises have signed on to the principles. These signatories emerged as leaders at the 2024 Women’s Empowerment Principles Awards.

This partnership is supported by UN Women’s new initiative, Gender Action Lab: Innovation and Impact for Gender Equality in Asia-Pacific, supported by the Australian Government Department of Foreign Affairs and Trade. The initiative aims to advance the commitment of Indonesian companies in adopting gender-responsive business policies and practices.

For media inquiries: 

Radhiska Anggiana
Advocacy & Communications Analyst
Email: [ Click to reveal ]

 

UN Women dan Srikandi BUMN Menandatangani Nota Kesepahaman untuk Mempromosikan Kesetaraan Gender di Perusahaan

English | Bahasa Indonesia

Jakarta, Indonesia, 19 Februari — UN Women dan Srikandi BUMN menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kolaborasi dalam memajukan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di sektor bisnis.

Four people stand behind a long table at an official signing event. Two of the people in the center hold open documents to show the signed agreement. A large bright blue screen behind them displays the text “Signing of Memorandum of Understanding (MoU) between Srikandi BUMN and UN Women,” along with organizational logos. Pens and document folders are placed neatly on the table, indicating a formal partnership ceremony.

Ulziisuren Jamsran, Perwakilan UN Women untuk Indonesia dan Liaison ASEAN dan Fikha Lutfi, Ketua Srikandi BUMN, didampingi oleh Tedi Bharata, Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KBUMN) dan Forum Human Capital Indonesia, menandatangani Nota Kesepahaman untuk mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di sektor bisnis, 19 Februari 2025. Photo: UN Women/Christina Phan

Bekerja di bawah pembinaan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KBUMN) dan Forum Human Capital Indonesia (FHCI), Srikandi BUMN adalah komunitas perempuan di Grup BUMN yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan setara bagi perempuan di BUMN. Berangkat dari komitmen Srikandi BUMN dan mandat UN Women untuk mendorong kesetaraan gender, MoU ini akan memanfaatkan sinergi yang bertujuan untuk meningkatkan upaya sektor bisnis dalam mendorong perubahan positif bagi perempuan di Indonesia.

MoU ditandatangani oleh Ulziisuren Jamsran, Perwakilan UN Women untuk Indonesia dan Liaison ASEAN, dan Fikha Lutfi, Ketua Srikandi BUMN. Di saat yang sama, empat Direktur Utama BUMN—ANTAM, BTN, InJourney, dan WIKA—juga menandatangani Prinsip-Prinsip Pemberdayaan Perempuan (WEPs) untuk menunjukkan komitmen sebagai pemimpin dalam mencapai kesetaraan gender.

Mencapai kesetaraan gender di Indonesia dapat menambah USD 135 milyar terhadap Produk Domestik Bruto tahunan, 9 persen di atas rata-rata pertumbuhan. Perusahaan dengan tiga atau lebih perempuan di posisi kepemimpinan senior secara konsisten menghasilkan performa yang lebih baik di seluruh dimensi organisasi. Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir menetapkan target 25% perempuan dalam peran kepemimpinan di BUMN, menegaskan pentingnya kesetaraan gender. Sejalan dengan ini, Srikandi BUMN berkomitmen untuk menjadi katalisator dalam pencapaian target jumlah perempuan di posisi Direksi BUMN.

Untuk meningkatkan peluang akan manfaat dari kesetaraan gender dan dalam menyelaraskan strategi nasional untuk meningkatkan kepemimpinan perempuan di dunia usaha, MoU ini menetapkan kerangka kerja sama untuk menciptakan lingkungan inklusif bagi pemberdayaan perempuan, dengan: (1) Mengembangkan dan mengimplementasikan penguatan kapasitas dalam praktik bisnis yang responsif gender di seluruh lingkungan BUMN, (2) Berkolaborasi dalam penelitian untuk meninjau dan mengembangkan kebijakan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, serta (3) Asistensi teknis untuk mendukung Srikandi BUMN dalam mengadopsi dan mengintegrasikan Prinsip-Prinsip Pemberdayaan Perempuan (WEPs) ke dalam praktik dan budaya bisnis.

“Sudah saatnya Perempuan Indonesia maju melalui kolaborasi dalam berbagai sektor dan terbuka dalam berbagi peluang bersama pihak manapun. Melalui Srikandi BUMN, langkah implementasi kepemimpinan perempuan dalam perusahaan yang mengadopsi hal-hal positif dengan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, kolaboratif dan mengedepankan kepentingan bersama serta terbuka dalam menjalin kerja sama dalam berbagai pihak, dapat menjadi role model bagi perempuan Indonesia di manapun berada”, ucap Fikha Lutfi, Ketua Srikandi BUMN.

“Kemitraan dengan Srikandi BUMN menandakan langkah penting menuju lanskap bisnis yang lebih inklusif dan setara di Indonesia. Dengan memfasilitasi sektor bisnis untuk memberdayakan perempuan dan mendorong kesetaraan gender, akan membuka potensi yang luas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Bersama, kami berkomitmen untuk membangun kepemimpinan, mendorong inovasi, dan menciptakan kesempatan bagi perempuan di BUMN,” ucap Ulziisuren Jamsran, Perwakilan UN Women untuk Indonesia dan Liaison ASEAN.

Sejak 2021, UN Women dan Srikandi BUMN telah bekerja sama untuk mempromosikan kepemimpinan dan pemberdayaan perempuan di BUMN melalui WEPs. Diinisiasi oleh UN Women dan UN Global Compact, WEPs memberikan panduan bagi perusahaan untuk mendorong kesetaraan gender di tempat kerja, tempat usaha, dan komunitas. Hingga saat ini, 14 BUMN telah menandatangani WEPs, menunjukkan komitmen kuat untuk mendorong kesetaraan. BUMN Penandatangan WEPS muncul sebagai pemenang di 2024 WEPs Awards, dengan inisiatif dan komitmen kepemimpinan yang kuat. WEPs Awards mengapresiasi praktik baik dan inisiatif perusahaan untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender.

Kerja sama ini didukung oleh inisiatif baru UN Women, ‘Gender Action Lab (GAL): Innovation and Impact for Gender Equality in Asia-Pacific’ yang didukung oleh Australian Government Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) dan bertujuan untuk mendorong komitmen dari perusahaan Indonesia dalam mengadopsi praktik dan kebijakan bisnis yang responsif gender.

Kemitraan di antara UN Women dan Srikandi BUMN menegaskan komitmen yang lebih kuat dalam pemberdayaan perempuan, yang diharapkan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi inklusif Indonesia.

Kontak Media: 

Radhiska Anggiana
Advocacy & Communications Analyst
Email: [ Click to reveal ]